seorang GHAZYAN dan sebuah blog

Suku Tertinggal

November 18, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Mengunjungi Suku Asli Sungai Sadap Rempang
Setahun Sekali ke Nagoya Beli Pakaian

Diantara hiruk-pikuk kehidupan Batam, komunitas penduduk asli Sungai Sadap Pulau Rempang bertahan dalam kesunyian. Mereka tinggal di tengah hutan, tanpa pernah menikmati pembangunan Batam. Keberadaan mereka kini terancam kepunahan.

Sungai Sadap mengalir lembut tanpa riak. Rahmat (38) penduduk asli Sungai Sadap mengayuh perahunya perlahan menuju sebuah dapur arang di Pulau Rempang, Selasa (13/6) lalu. Ia membawa belasan potong kayu bakau yang akan ia jual ke pengusaha dapur arang di sana.

(lagi…)

Kategori: Batam

Beramal Sambil Mendulang Simpati

November 18, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kebakaran di Kampung Agas Tanjunguma menampilkan fenomena berbeda dibandingkan kebakaran di berbagai lokasi sebelumnya. Di lapangan Tanjunguma, di antara sejumlah tenda dan posko, sejumlah bendera partai politik berkibar. Nuansa politis pun terasa ditengah pemberian bantuan terhadap 596 jiwa korban kebakaran itu.

****
Tumpukan ratusan kotak mie instan berjejer rapi di sebuah posko bantuan terhadap korban kebakaran di Tanjunguma, Rabu (14/3) pagi. Posko yang berbentuk tenda itu bertuliskan ”Posko Peduli” dengan sejumlah bendera Partai Demokrat berkibar di kanan-kirinya. Ada sejumlah kursi di posko yang kemarin dijaga oleh beberapa pria tersebut.

(lagi…)

Kategori: Batam · sosial
Ditandai: