seorang GHAZYAN dan sebuah blog

Masukan dari Maret 2008

Sampai Mati

Maret 21, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kalau kau pernah patah hati, sama

Kalau kau pernah takut mati, aku juga iya

Lagu Sampai Nanti, Sampai Mati dari Lettto itu mengalun merdu di dataran Engku Putri, Batam Rabu (19/3) malam, lalu. Malam itu, Letto tampil dalam konser pemuda untuk kebangkitan nasional dalam Kongres XVI PMII.

Suasana konser riuh, bergelora seperti kongres PMII, itu. Noe, vokalis Letto tampil habis-habisan. Ia mengajak mahasiswa tetap bersemangat, meski sial datang dan pergi tanpa permisi.

”Satu permintaan hati saya, semoga PMII jadi cahaya di kegelapan Indonesia,” kata Noe.

(lagi…)

Kategori: sosial

Waria Nikah Dua Kali

Maret 16, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Mami Yuli, begitu ia sering disapa. Meski tak lagi mengurus para waria di Kota Batam, ia masih seringdimintai bantuan polisi setiap kali ada masalah yang melibatkan waria. Di balik gerakannya yang gemulai, ia sudah dua kali menikah dengan perawan.
  *********

RUMAH nomor 2 di Blok III itu terlihat sepi, Ahad (6/1) siang. Lima ekor kucing terlihat bermalas-malasan di teras rumahitu. Rusli, sang pemilik rumah duduk santai di atas sebuah kotak triplek, sambil mengisap sebatang rokok. Rusli atau biasa disapa Mami Yuli, tak lain adalah tetua waria di Batam. Ia masih disegani di kalangan para waria, meski kini tak lagi mengurus mereka.

’’Sejak tahun 2000-an saya tak lagi mengurus mereka. Saya banyak di rumah, banyak ibadah,”tutur pria yang kini, mengaku lebih suka dipanggil ’’Tulang” alias paman.

(lagi…)

Kategori: Batam

Tergoda ayat-ayat cinta

Maret 14, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar


Saya tak pernah tergoda untuk nonton film Indonesia. Bahwa kemudian saya menonton film ayat-ayat cinta, itu juga karena ajakan isteri. Di rumah, ada novelnya. Namun, saya malas membacanya.

Saat menonton, saya tak begitu tertarik pada film atau ceritanya. Saya malah menikmati salawat yang dilantunkan Emha Ainun Nadjib, budayawan yang kukagumi. Saat kuliah dulu, tulisannya menjadi koleksiku.

Namun, tadi ada yang mengetuk hati. Ini yang membuat saya tergoda untuk menulis di blog ini. Anak saya, Zyan yang baru berumur dua tahun menunjuk-nunjuk komputerku.

Ia berteriak, ”Ayah, ayat-ayat cinta,” katanya. Zyan menunjuk sebuah poster film ayat-ayat cinta. Saat itu, saya memang sedang membuka blog-nya Pak Ade Sahlan, ada ayat-ayat cinta di sana.

Kemarin, kata Zyan, melanjutkan, ia kembali nonton film ayat-ayat cinta itu. ”Sama bunda, sama nenek. Zyan dua kali nonton hantu,” tukas buah hatiku itu.

Nonton hantu, itu bahasa yang selalu diungkapkan Zyan pada nonton film. Seminggu sekali, saya memang mengajak dia nonton di 21 Nagoya Hill.

Saya jadi kaget. Kaget, karena ia seperti mengenal betul ayat-ayat cinta itu. Ini yang membuat saya tergoda akan ayat-ayat cinta. Bukan pada filmnya, tapi pada aura-nya. Ayat-ayat cinta, telah menyihir anak saya.

Kategori: sosial

Bawean Longsor

Maret 9, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bawean Longsor, 71 Rumah Rata dengan Tanah GRESIK, MINGGU- Sebanyak 71 rumah di Pulau Bawean rata dengan tanah dan 18 rumah lainnya retak-retak akibat longsor yang terjadi sejak Kamis (6/3) lalu. Selain itu, 35 ekor sapi dilaporkan hilang tertimbun reruntuhan, dua masjid dan empat mushola rusak. Keretakan rumah yang terbelah tetapi tidak ambruk mencapai satu meter lebih.Warga Bawean M Aminullah di Gresik, menyatakan, hingga Minggu (9/3), siang jalur Tambak-Sangkapura, tepatnya di Desa Grejekan-Balikterus terputus akibat ada batu besar berdiameter 1,5 meter teronggok di tengah jalan Desa Balikterus.

Jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Grejekan dan Paroman juga belum bisa dilalui. Warga masih mengungsi di sebuah Madrasah Ibtidaiyah di Dusun Candi, Desa Paromaan, Kecamatan Tambak. Getaran tanah longsoran yang bergerak masih dirasakan hingga Sabtu (8/3) petang.

(lagi…)

Kategori: Batam