Selain menawarkan pijat kesehatan, beberapa panti pijat di Batam juga memberi layanan plus, seperti sex atau pijat miss call. Pijat miss call ini merupakan istilah untuk pijatan pada bagian kelamin laki-laki.
Roy (27), sebut saja begitu, termasuk yang menyukai pijat miss call tersebut. Menurut warga Batam Centre itu, ia punya langganan khusus di sebuah panti pijat di bilangan Nagoya.
Awalnya, kata Roy, tukang pijatnya melakukan pijatan biasa layaknya pijat untuk kebugaran dan menghilangkan lelah. Di tengah pijatan berlangsung, barulah ia ditawari pijat miss call itu.
”Kami tak sampai berhubungan badan, cukup di miss call doang dengan tangan,” kata Roy.
Tentu saja Roy harus membayar lebih. Besarannya, tergantung negosiasi dengan pemijatnya. Jika untuk sejam pijat tarifnya Rp50 ribu, biasanya untuk miss call, tarifnya juga Rp50 ribu.
”Jadi, kita bayar dua kali. Satu kali bayar pada panti pijatnya, sekali lagi bayar pada tukang pijatnya,” tukasnya.
Pernah juga, kata Roy, ia iseng mengajak tukang pijatnya berhubungan sex. Namun, tukang pijatnya tak mau melakukannya di tempat panti pijat. ”Ia maunya di luar tempatnya bekerja,” katanya.
Penyimpangan izin seperti yang dilakukan panti pijat di atas, menurut Kabid Sarana dan Obyek Wisata Dispar Batam Marzuki, yang akan ditertibkan. ”Di sini kita memerlukan partisipasi masyarakat untuk melaporkan ke kami, jika menemukan panti pijat yang menyimpang,” kata Marzuki.
Dispar sendiri, katanya, sudah membentuk tim penertiban untuk menertibkan usaha-usaha di bidang kepariwisataan yang tak berizin atau habis masa berlakunya. ”Kita monitor,” tukasnya.
Ada juga pijat khusus untuk laki-laki berkebutuhan khusus. Yakni pijat tradisional plus khusus laki-laki. Pijat ini juga menawarkan layanan di atas tempat tidur untuk para laki-laki berkebutuhan khusus.
Pemijatnya laki-laki yang menawarkan urut tradisional. Tapi, juga bisa memberikan layanan sex kepada laki-laki yang menyukai laki-laki. ”Istilahnya, pijatan 2 in 1. Bisa hanya melayani pijat, bisa juga melayani sex. Tapi, ini hanya untuk laki-laki,” kata Fino, nama samaran, seorang tukang pijat khusus laki-laki.
Untuk menyewa layanan Fino, pelanggannya hanya bisa menghubunginya lewat ponsel. Tarifnya, Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per jam untuk pijat dan Rp100 ribu, jika ditambah layanan khusus.
Fino mengaku bisa dipanggil kapan saja. Ia juga bisa melayani tamu di mana saja, tergantung permintaan pelanggan. Bisa di rumah, bisa di hotel.
”Untuk menggaet pelanggan, selain mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, saya juga memasang nomor ponsel di SMS curhat di koran,” katanya.
Karena yang diberikan Fino adalah layanan khusus untuk pria, katanya, penelponnya harus lebih dulu menjelaskan statusnya. Karena tak semua pria yang menghubunginya membutuhkan layanan khusus. ”Ada juga yang hanya minta dipijat biasa,” tuturnya.
Fino mengaku bekerja sebagai pemijat pria panggilan, karena di Batam belum ada panti pijat khusus untuk laki-laki berkebutuhan khusus, tersebut. ”Kalau di Singapura, ada. Saya dulu sempat kerja di sana,” kata warga Tiban, itu.****


4 tanggapan so far ↓
cr // April 1, 2009 pada 5:27 pm |
minta dong no hpnya si Fino ..hehehe..
Kenjinaro // Juni 3, 2009 pada 1:53 pm |
Kasih tahu HPnya FINO ya???
sukianto // Juni 11, 2009 pada 4:43 pm |
Bisa minta no HP Fino ya ???
sukianto // Juni 11, 2009 pada 4:44 pm |
Minta No HP Fino ya ??