seorang GHAZYAN dan sebuah blog

31 Juli

Juli 31, 2008 · 1 Komentar

Di halaman belakang rumah itu, kita berangkulan. Cahaya matahari yang menyengat, tak kita hiraukan. Aku dan dirimu menyatu dalam satu rasa. Rasa takut akan perpisahan.

Pelukmu erat mendekapku. ”Kapan lagi, kita akan bertemu?” tanyamu. ”Tiga tahun lagi,” jawabku.

Sekarang, kenangan itu sudah lewat lima tahun lalu. Tanggal 31 Juli 2003 itu, kamu memelukku tak ingin lepas. Kutinggalkan dirimu. Aku ke Batam dan saat kembali segalanya tak lagi sama.

Aku memenuhi janjiku. Tiga tahun, atau dua tahun yang lalu, aku kembali. Namun, segalanya sungguh berbeda. Ada tembok besar yang menghadang. Senyummu sama sekali tak mengembang, saat kutemui dirimu. ”Kita telah berubah,” kata-kata itu kita ucapkan bersama di dalam hati.

Sudah lewat lima tahun, memang. Namun, aku menyimpan kenangan itu. Tulisan ini, sebagai sebuah simpul yang mungkin tak bakal putus. Tapi, simpul itu tak perlu kita gunakan lagi.****

Kategori: Batam

1 response so far ↓

  • wewenbtm // Agustus 20, 2008 pada 12:45 pm | Balas

    wakaka….aku baru tahu satau sisi ini di dirimu Bang…Ternyata oh ternyata…ehem..ehem…jangan diingat kisah itu lagi. Sekuat apapun simpul, kalau tak terjaga, lapuk juga..

Tinggalkan sebuah Komentar