SMS itu datang pas matahari di ubun-ubun, jam satu siang, pekan lalu. Dikirim temanku di Surabaya. Isinya masih sama seperti dulu, menanyakan harga ponsel dan blackberry di Batam.
Saya sering bingung, kalau ditanya soal harga ponsel. Kujawab, saja sama dengan di Surabaya. Tapi, temanku itu tak percaya. ”Tolonglah, cek dulu. Siapa tahu harganya turun.”
Di pertokoan Lucky Plaza, Nagoya, harga ponsel ternyata memang lagi turun. Nokia E63 yang di Surabaya harganya di atas Rp3 juta, di Lucky Plaza, cuma Rp2,3 juta. ”Tapi, ini BM bang. Garansi sebulan lah,” kata seorang penjual ponsel.
Batam memang sudah terlanjur dicap sebagai tempatnya barang elektronik murah. Dari dulu sampai sekarang, setiap kali ada yang berkunjung ke Batam, yang dicari pasti toko ponsel.
Bahkan, sebuah media di Batam menulis, sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru pulang memeriksa sejumlah
pejabat Natuna singgah di Batam untuk beli blackberry. Mereka,
kata media itu, melihat sejumlah penyidik KPK itu membeli blackberry.
Sejumlah personel band The Rock yang dipimpin Ahmad Dhani juga tak ketinggalan memburu blackberry di Batam. Tak hanya membeli satu, mereka malah memborong. ”Mumpung di Batam, anak-anak cari handphone,” kata Paramita, gitaris The Rock.
Pengusaha Jakarta juga melakukan hal yang sama. Temanku, sampai
kehabisan tenaga gara-gara mengantar bosnya yang datang dari Jakarta melihat-lihat blackberry. ”Bos besar beli empat,” tukasnya.
Tak hanya ponsel, parfum juga jadi buruan. Sejumlah artis, tak pernah lupa beli parfum kalau singgah di Batam. Slank, misalnya, setiap kali manggung di Batam, pasti singgah di toko parfum.
Yang unik lagi dari Batam, sea foodnya. Jadi, ingat sama Wakil Wali Kota Ria Saptarika saat makan di sebuah restoran terapung di jembatang IV Barelang. Kepada temannya, ia memperkenalkan ”gonggong”. Makanan seperti keong, yang konon hanya ada di Kepri.
”Ini khas Kepri, mas. Cobalah, enak,” kata Ria. Tamunya tersenyum, mengikuti saran Ria. ”Enak, pak,” balas tamunya.
Saya yang duduk di sampingnya, senyum-senyum.
Jadi, bagi anda yang baru datang ke Batam, berburu apa anda di
Batam?

