Dosa Siapa?

Bayi 3 Bulan Kena HIV
Baru Ketahuan Dua Bulan Setelah Dilahirkan

Sup (42) warga Batuampar terkejut setengah mati, saat mengetahui anak angkatnya, sebut saja bernama Nero, terkena HIV. Bayi laki-laki berusia tiga bulan 17 hari itu, diduga tertular virus mematikan tersebut dari ibunya, yang menjadi waitres di sebuah pub di kawasan Windsor Penuin. Nero yang kini dirawat di Paviliun Anyelir RS Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya, menambah daftar sebelas balita yang terdeteksi terkena HIV di Batam ini.

BATAM – 19 Agustus lalu, menjadi hari yang paling membahagiakan bagi pasangan Sup dan San. Penantian panjang mereka untuk memiliki anak, terjawab sudah. Seorang wanita yang melahirkan anak di sebuah klinik bersalin di kawasan Kampung Utama, rela memberikan anaknya kepada Sup dan isterinya karena tak punya biaya.

Nero nama bayi itu, lahir normal. Kulitnya putih bersih. Kehadiran Nero membuat rumah tangga Sup dan San yang enam tahun tanpa tangis bayi, membawa banyak perubahan. Sup yang bekerja sebagai tukang bangunan semakin rajin bekerja, begitu juga dengan San yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

Meski sudah menganggap Nero sebagai anak kandungnya sendiri, Sup tak ingin begitu saja memisahkan Nero dengan ibunya, sebut saja Juwita, seorang waitres di sebuah pub di kawasan WIndsor. Selama seminggu sejak dilahirkan, Sup membawa Nero kepada Juwita, agar ia mendapatkan asupan air susu ibu (ASI) dari Juwita.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Dua bulan sudah, Nero tinggal bersama Sup dan San. Hingga kemudian, Sup menemukan sesuatu yang tak beres di tubuh anak angkatnya itu. Meski sudah berumur dua bulan, pertumbuhan Nero sangat lambat. Tubuhnya kurus dan terlihat semakin hari semakin lemas.

Sup kemudian membawa Nero ke sebuah rumah sakit di Seipanas. Namun jawaban atas apa penyakit anaknya tak ia dapatkan. Sehingga kemudian, ia membawa Nero ke dr Iman T Rahman SpA, dokter spesialis anak di RSBK.

”Dokter Iman kemudian menyarankan saya memeriksakan anak saya ke RSBK. Setelah dites di laboratorium, ternyata kata dokternya anak saya itu terkena HIV,” ujar Sup yang ditemui Batam Pos di rumahnya dan di Paviliun Anyelir RSBK.

Sup tentu sangat terkejut. Hatinya terasa teriris. Namun ia mencoba menguatkan hati. Ia tak menyangka, hari-hari bahagianya akan berlangsung begitu cepat.

”Tapi saya kadung (terlanjur,red) mencintai anak itu. Ia sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri. Meski saya kaget dan sedih, mau apa lagi,” ujarnya.

Bulan November lalu, Nero kemudian dirawat di Paviliun Anyelir, tempat perawatan sejumlah pasien HIV/AIDS di RSBK. Selama sebelas hari dirawat di sana, Nero kemudian dibawa pulang oleh Sup. Lima hari dirawat di rumahnya, Nero kembali menunjukkan tanda-tanda kurang sehat.

”Tadi ia lemas. Makanya, langsung saya bawa kembali ke RSBK,” kata Sup.

Kemarin, Nero ditempatkan di kamar 103. Bayi laki-laki tersebut diberi infus di kaki kirinya. Suara gaduh wartawan yang mewawancarai Sup, seperti tak mempengaruhi Nero. Ia tetap diam, sambil menyedot dot transparan di mulutnya.

Manager Pencegahan Yayasan Pembinaan Asuhan Bunda Kasper HIV Centre dr Francisca L Tanzil yang ditanyai soal kondisi Nero, enggan menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi pada bayi itu. Ia mewanti-wanti agar semua data tentang Nero dan orang tua angkatnya dirahasiakan, untuk kebaikan keluarga Sup dan Nero.

Hany saja, kata Franisca, ada dua kemungkinan yang dialami oleh Nero. Ia bisa saja terkena HIV sejak dalam kandungan, atau hanya terkena anti body dari ibunya yang terkena HIV.

”Makanya anak itu diberi antiretroviral (ARV). Ia baru bisa diketahui terkena HIV atau tidak 18 bulan kemudian. Jadi kita harus menunggu 18 bulan,” katanya, sembari mengatakan ada sebelas bayi yang terdeteksi terkena HIV di Batam ini.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s