Tangisan dari Kubur

Mencari Pembunuh Perempuan Tak Beridentitas

Entah kebetulan atau tidak, dua korban pembunuhan sadis yang terjadi di Sekupang, Batam ditemukan pada Hari Kamis. Pertama, kasus ditemukannya mayat perempuan dalam koper di pinggir jalan tak jauh dari Dam Seiharapan Sekupang, terjadi pada Kamis (9/2), silam. Kemudian, sesosok mayat perempuan hamil yang dibakar hidup-hidup, juga ditemukan di hari yang sama, Kamis (16/11).

BATAM – Jika mau dimirip-miripkan lagi, dua kasus pembunuhan tersebut mempunyai banyak kemiripan. Pertama, identitas keduanya masih gelap. Meski sudah terjadi sejak sembilan bulan lalu, identitas perempuan yang mayatnya dimasukkan ke dalam koper hitam merk Hongxing berukuran 40×60 centi meter di Dam Seiharapan, belum diketahui.

Dari sejumlah laporan orang kehilangan yang masuk ke kepolisian, tak ada satupun yang ciri-cirinya sama dengan perempuan malang itu. Sekadar mengingatkan, wanita dalam koper itu diperkirakan berusia sekitar 20-an tahun. Wanita itu berkulit putih dengan tinggi kira-kira sekitar 155 centi meter. Ada sebuah tanda hitam di kaki kanannya.

Sementara perempuan yang ditemukan di Kampung Lembah Nangka Tiban III mempunyai ciri-ciri berumur antara 15 tahun hingga 25 tahun, bertinggi badan 140 centimeter, rambut lurus agak ikal dengan panjang 42 centimeter, mengenakan baju warna putih dan jilbab, celana panjang warna hitam dan bra warna krem. Ada tahi lalat di bawah mata sebelah kiri perempuan tersebut. Dan dari laporan orang hilang yang Kamis (16/11), masuk ke Polsek Sekupang, belum ada yang cirinya sama dengan korban pembakaran tersebut.

Kedua, dua perempuan yang diduga kuat dibunuh oleh pacarnya atau orang terdekatnya itu juga dibunuh secara sadis. Perempuan di dalam koper, mayatnya ditekuk hingga sejumlah ruas tulangnya patah dan dipaksa masuk ke dalam koper berukuran 40×60 centi meter. Ada luka retak pada batok kepala perempuan di dalam koper itu.

Sementara, perempuan di Kampung Lembah Nangka dibakar bagian perut bawahnya hingga alat kelaminnya hancur. Pembakaran di bagian bawah perut, diduga untuk menghilangkan jejak kehamilan korban. Pembunuhan itu juga terbilang sadis, karena saat dibakar, korban masih dalam keadaan hidup.

Dan yang ketiga, tidak ditemukannya identitas apapun pada kedua perempuan itu, membuat kasus keduanya mirip. Polisi belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu, karana identitas mereka gelap. ”Karena dari identitas korbannya, kita bisa mengungkapkan kasus ini. Jadi saya mengharap, warga yang kehilangan anggota keluarga melapor ke polisi,” kata Kapolsek Sekupang AKP Nur Santiko, Kamis (16/11).

Pengungkapan identitas korban, selalu menjadi awal dari pengungkapan kasus pembunuhan di Batam. Kasus pembunuhan perempuan hamil yang dibuang di jalan raya depan Kurnia Djaya Alam (KDA) Batam Centre, misalnya, meski memakan waktu enam bulan, akhirnya pembunuhnya warga Malaysia Krisna Khumar (29) ditangkap polisi.

Penangkapan atas Krisna, dilakukan setelah polisi berhasil mengetahui identitas perempuan hamil yang diketahui bernama Leni Martini Agustini itu. Kini, polisi kembali dihadapkan pada proses pengungkapan identitas korban pembunuhan di Kampung Lembah Nangka.

Dan untuk itu, Polsek Sekupang kemarin menyebar ciri-ciri mayat perempuan yang dibakar itu ke sejumlah perusahaan di kawasan industri di Batam. Karena diduga, perempuan itu adalah karyawan PT. Polisi juga menduga, pelaku pembunuhan terhadap wanita di Tiban itu tidak sendirian. Ada yang membantu pembunuhan itu.

”Kalau melihat TKP-nya yang rapi, rasanya tak mungkin korban hanya dibawa seorang diri. Korban juga diikat, sehingga kami menduga pembunuhnya lebih dari satu orang,” kata Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Bobby Indra P, kemarin.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s