Anak Siapa?

Mengunjungi Tempat Penitipan Anak YPAB Batam
Tempat Bernaung Bayi-bayi yang Ditinggalkan Ibunya di Rumah Sakit

Melahirkan bayi di rumah sakit, membutuhkan biaya yang tak sedikit. Banyak di antara orang tua terutama yang single parent meninggalkan bayi-bayinya di rumah sakit karena tak punya biaya menebus biaya persalinan dan lainnya. Bayi-bayi inilah yang kemudian diasuh Yayasan Pembinaan Asuhan Bunda (YPAB) Batam di RSBK Seraya.

BATAM – Sinar matahari terasa menyengat kulit, Selasa (3/10) siang, di kawasan Seraya. Di dalam sebuah ruang ber-AC di YPAB Batam, suara tangis bayi terdengar nyaring melengking memecah kesunyian siang yang panas itu.

Tangis bayi itu baru reda, setelah Ana pengasuh bayi di YPAB mengangkat bayi itu dari pembaringannya. Peluh bayi bernama Surya itu mengucur deras membasahi hampir seluruh wajah dan punggungnya. AC di rungan tersebut tak mampu meredam panas di siang itu.

Beberapa meter dari pembaringan Surya, ada dua bayi laki-laki lain yang terlihat tenang bermain-main dengan kaki dan lidahnya. Bayi pertama adalah Obi (8 bulan) dan yang kedua adalah Agung (4 bulan), bayi yang dititipkan orang tua asuhnya di YPAB. Surya sendiri adalah bayi berkelamin ganda berumur tujuh bulan.

Obi dan Surya adalah bayi-bayi yang ditinggalkan ibunya di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya tanpa alasan jelas. Delapan bulan lalu, Adelina (25-an) ibu Obi tiba-tiba menghilang dari ruang bersalin tanpa penjelasan. Begitu juga dengan Suryani ibu dari Surya juga menghilang dari ruang bersalin.

Orang tua Obi dan Surya adalah orang tua kesekian puluh yang meninggalkan bayinya di RSBK. Sebelumnya, sudah banyak bayi-bayi terlantar lain yang dirawat di YPAB karena ditinggalkan dengan alasan tak punya biaya persalinan atau biaya perawatan anak itu kelak.

”Yang saya rawat sejak sebelas tahun lalu, sudah puluhan. Mereka rata-rata ditinggalkan karena ibunya tak punya biaya. Biasanya ibu-ibu yang ditelantarkan suaminya,” kata Ana.

Dari data yang dikeluarkan YPAB, tercatat ada 49 bayi di YPAB yang sudah diadopsi warga Batam dan daerah lain. Dari jumlah itu, 25 bayi perempuan dan 24 lainnya laki-laki. Yang belum diadposi tinggal Surya dan Obi, sedangkan Agung sudah diadopsi seorang pegawai Dinsos Kota Batam.

Merawat beberapa bayi sekaligus tentunya merepotkan. Apalagi jika ketiganya menangis berbarengan karena kehausan. Ana harus cepat bereaksi, sekaligus sabar dalam merawat ketiganya. ”Mereka ini kalau siang saja tidur di ruangan ini. Kalau malam mereka tidur sama saya di kamar saya,” ujar Ana yang menganggap mereka sebagai anaknya sendiri.

Tak semua bayi yang dirawat di YPAB ditinggalkan begitu saja oleh ibunya, kata Sekretaris YPAB Batam Hasanah. Ada beberapa di antara mereka yang memang diberikan ibunya ke YPAB, karena tak punya biaya untuk mengasuh anak mereka.

”Untuk yang diserahkan ibunya, harus ada keikhlasan dan pernyataan tertulis. Karena nantinya, bayi-bayi yang ada di sini, kemungkinan akan diadopsi oleh orang lain,” kata Hasanah yang dihubungi Batam Pos, kemarin.

Banyaknya bayi-bayi yang ditelantarkan orang tuanya di rumah sakit, kata Hasanah, merupakan salah satu sebab berdirinya YPAB tahun 1996 silam. Di samping juga sebagai salah satu langkah YPAB mencegah penjualan anak ke negeri seberang dan meminimalkan pengangkatan anak (adopsi) secara ilegal.

”Kami sangat selektif dalam menentukan calon ibu yang ingin mengadopsi bayi yang dirawat di YPAB. Ada aturannya dan persyaratan yang harus mereka lengkapi, jika ingin mengadopsi anak di YPAB. Karena kami tak ingin masa depan anak itu lebih buruk,” ujar Hasanah.

Juga tak hanya warga Batam yang mengadopsi bayi-bayi lucu di YPAB itu. ”Karena YPAB Batam kan cuma cabang dari YPAB di Bandung. Kadang jika ada permintaan adopsi dari Bandung, bayi yang di sini dibawa ke sana. Tentunya dengan prosedur yang benar,” tukasnya.

Selain merawat bayi terlantar, YPAB juga menerima penitipan anak bagi orang tua yang sibuk bekerja. YPAB juga melayani konsultasi masalah anak bermasalah.***

2 responses to “Anak Siapa?

  1. Sy saat menginkan anak bayi ut sy rawat.apakah persyaratan ut adopsi seorang anak.mhn hub sy 082174399706

  2. Kami berdua dr keluarga jawa muslim, ingin sekali mengadopsi seorang bayi perempuan. Apabila ada mohon hubungi kami di no. 081372295477 / 085760611258 (Ibu Atin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s