Hari Terakhir Neng Fitryah

Seandainya Toyota Previa yang baru sepekan lalu dibeli David Eng itu bisa distater Husen (38), Kamis (31/5/2007) pagi itu, mungkin Fitryah tak akan ditemukan tewas di dalam mobil itu. Husen supir pribadi David Eng suami Fitryah, pagi itu bermaksud menggunakan mobil tersebut untuk mengantar bosnya ke kawasan industri galangan kapal Tanjunguncang. Namun, mobil itu tak mau dihidupkan. Husen kemudian mengantar David menggunakan sedan Lexus, mobil kedua David.

Sementara Fitryah, masih tergolek di tempat tidur. Beberapa menit setelah David berangkat kerja, Neng bangun dari tidurnya. Pukul 09.00 WIB, Neng Fitryah ke pasar Aviari ditemani Ponatun (43) pembantunya. Di pasar itu, tak seperti biasa, Neng membeli seekor ayam dan berpesan kepada pembantunya kalau ayam itu akan ia masak sendiri.

”Ayam ini tak usah disentuh. Nanti akan saya panggang, bersama tumisan jagung dan genjer ini,” kata Neng kepada Ponatun. Ponatun kemudian memasukkan ayam, empat buah jagung dan dua ikat sayur genjer pesanan Neng ke lemari es. Sampai kini pun, pesanan Neng itu tak disentuh.

Kata-kata itu menjadi kata terakhir yang didengar Ponatun. Pukul 10.00 WIB, Neng pergi meninggalkan rumah makannya di ruko Fanindo Tanjunguncang. Neng kemudian ditemukan meregang nyawa di dalam mobil Toyota Previa itu, sekitar pukul 11.30 WIB.

Tepat di saat itu, David putus asa karena tak bisa menghubungi isterinya itu. Ponsel Neng mati, hingga David khawatir. David pun menghubungi Husen dan menanyakan keberadaan isterinya itu. Namun, Husen tak mengetahuinya.

Minggu-minggu terakhir sebelum terbunuh, kata Husen, Neng sering bertingkah aneh. Ia pernah bilang kepada Casy anak keduanya, kalau David menikah lagi, ia mau ikut siapa? ”Casy bilang, ia mau iku ibunya. Pokoknya tingkahnya aneh. Kadang ia pakai sepatu kulit, tapi pakai celana pendek,” ujar Husen.

Bahkan, Toyota Previa yang ditemukan bersama mayatnya, itu baru dibelikan David sepekan lalu. ”Ibu minta mobil sama bapak. Akhirnya bapak membelikannya Toyota Previa,” tukas Husen.

Kepergian Neng yang tiba-tiba itu, mengejutkan orang-orang di sekitarnya. Apalagi ia pergi dengan cara tragis. Terbunuh dengan motif asmara. Menurut sumber-sumber di keluarga Neng, sejak tiga bulan terakhir Neng dekat dengan seseorang berinisial R.

Kasat Reskrim Poltabes Barelang AKP Hery Heryawan pun membenarkannya. Hery yakin bahwa yang melatarbelakangi pembunuhan itu adalah motif asmara. Hilangnya sejumlah harta milik Neng, diyakini hanya untuk mengaburkan motif itu.

”Rumus di pembunuhan itu sudah jelas. Kalau tak karena warisan, rebutan harta, dendam, ya asmara. Kami sudah mempersempit dugaan, dengan menyimpulkan motifnya adalah soal asmara. Mengapa kami yakin, itu rahasia kami,” tukas Hery, kemarin.

Apa yang diungkapkan Hery, senada dengan apa yang diungkapkan orang-orang di sekitar Neng dan David. Meski kehidupan rumah tangga Neng dan David bahagia dan dianugerahi tiga anak, Neng diduga berhubungan dengan laki-laki lain.

David sendiri tak setiap hari berada di Batam. Setiap Sabtu-Minggu, ia pulang ke Singapura. Bahkan, Kamis (31/5) itu, David bermaksud pulang ke Singapura. Namun, niat itu diurungkan karena Neng menghilang dan ditemukan tewas di Jembatan IV Barelang.

Hari-hari tanpa keberadaan David, diduga digunakan Neng bersama pria idalam lain (PIL) itu. PIL berinisial R yang diduga pelaku pembunuhan terhadap Neng itu juga mengenal David Eng. ”Kadang ia ke rumah. Saya tak tahu persis seberapa dekat hubungan mereka, namun Neng dan R mulai dekat sejak Neng menempati rumah makan di Komplek Fanindo itu,” tukas salah seorang keluarga Neng.

R yang disebut-sebut sebagai PIL Neng itu bukanlah seorang anggota TNI. ”Ia hanyalah wandra. Sipil yang diperbantukan di tentara, kayak banpol di kepolisian,” lanjutnya.

Sebelumnya, kepolisian menduga tersangka pembunuhan Neng adalah anggota TNI. Bekas tapak sepatu PDL di dada Neng yang masih membekas, membuat dugaan itu muncul. Ya, semoga kepolisian cepat mengusutnya.*****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s