Simpang Jam di Batam

Simpang Jam

Simpang Jam

Nama Simpang Jam, sebuah persimpangan jalan empat arah dengan ciri khas jam dinding berdiri tegak di salah satu titiknya ini sangat populer di telinga warga metro. Entah karena saking populernya atau karena tak pernah ada plang nama jalan di kawasan Simpang Jam, tak banyak yang tahu ada tiga nama jalan dimulai dari Simpang Jam ini.
******
Ada Jalan Sudirman yang membentang sepanjang jalan dari Simpang Jam ke arah Nongsa hingga persimpangan jalan berikutnya yang dikenal dengan Simpang Kabil. Jalan ke arah Sekupang hingga simpang Seiharapan bernama Jalan Gajahmada. Sementara yang menuju Seraya bernama Jalan Yos Sudarso.

Satu titik lain menuju Batam Centre, hingga kini belum bernama. Jalan ke arah pusat pemerintahan Kota Batam ini lebih dikenal dengan nama perumahan atau komplek pertokoan yang berdiri sepanjang jalan raya menuju Batam Centre.

Namun nama-nama jalan yang menggunakan nama pahlawan itu tenggelam, kalah populer dibandingkan dengan nama simpang jalan, seperti Simpang Jam yang sudah kadung melekat di benak warga Batam. Para pendatang baru pun langsung familiar dengan nama Simpang Jam.

Lihat saja apa yang diucapkan para supir taksi atau supir metrotrans yang biasa mangkal di kawasan Mukakuning atau kawasan lain. Mereka pasti akan menyebut nama Simpang Jam saat hendak menawarkan tumpangan kepada para penumpangnya. Sang calon penumpang pun langsung mengerti.

Badrus (26) salah satu warga Mukakuning yang terbiasa naik taksi menuju Simpang Jam ini misalnya, tak pernah menyebut nama jalan lain jika hendak ke Sekupang dari Mukakuning. ”Ya biasa. Saya bilang ke Simpang Jam. Dari Simpang Jam saya naik taksi lagi ke Sekupang. Tinggal bilang Simpang Seiharapan saja. Kan di Batam tinggal nyebut nama simpangnya,” katanya.

Simpang Jam hanyalah salah satu contoh persimpangan yang namanya mengalahkan nama jalannya. Masih ada simpang lain, seperti Simpang Kuda di Seipanas atau Simpang Kabil. Bahkan nama Simpang rujak di Seraya, lebih populer dari pada nama Jalan Yos Sudarso.

Belum lagi, nama Simpang Dam di Mukakuning yang mengalahkan nama Jalan Suprapto. Simpang Lippo yang menggantikan nama Jalan Imam Bonjol. Bahkan, warga kini menyebut nama Simpang Indosat bagi persimpangan tiga Jalan Raden Patah dan Bunga Raya yang baru ditempati kantor PT Indosat sekitar tiga bulan terakhir ini.

Kebiasaan warga metro menyebut nama tempat dengan sebutan tempat itu, membuat nama jalannya hampir tak pernah disebut. Belum lagi, nama sebuah jalan sering berubah seiring dengan hadirnya sebuah komplek pertokoan atau perumahan baru di kawasan itu.

Tak hanya biasa menyebut nama kawasan, warga metro juga terbiasa menuliskan nama jalan di tokonya atau instansinya semaunya tanpa memperhatikan nama jalan yang telah diberikan pada kawasan itu.

Lihat saja di daerah Seipanas menuju Bengkong. Ada sebuah rumah sakit yang mencantumkan nama Jalan Raya Seipanas di plang nama rumah sakitnya, padahal di daerah itu jalannya bernama Jalan Laksmana Bintan. Di sebelahnya, ada toko yang mencantumkan nama Jalan Baloi Harapan di plang nama tokonya. Bahkan di sebelahnya lagi, ada warung yang mencantumkan nama Jalan Raya Bengkong Indah di bawah nama warungnya.

Jadinya, di sepanjang Jalan Laksmana Bintan itu, ada empat nama jalan yang terpampang. Padahal sejumlah instansi pemerintah di Seipanas seperti SMPN 6 atau Puskesmas Seipanas, jelas memampangkan nama Jalan Laksmana Bintan di plang namanya.

Sementara di sepanjang jalan raya Tiban, nama Jalan Gajahmada malah sama sekali tak tercantum. Komplek pertokoan atau perumahan lebih senang memakai nama kompleknya dari pada nama jalannya. Lihat saja, komplek pertokoan di Tiban Centre. Bahkan, kantor KPU Provinsi Kepri, memasang alamat Tiban Centre di plang namanya tanpa menyebut Jalan Gajahmada.

Terbiasanya menyebut nama kawasan tanpa nama jalan itu, juga terlihat di hampir semua surat yang dikirim lewat PT Pos Indonesia. ”Kalau itu sudah biasa. Yang penting ada nama Komplek dan nomor rumahnya, pasti suratnya kami antar,” kata Rahman Supervisor Antaran/Ekspedisi PT Pos Indonesia Batam.*****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s