Adipura

Saya membayangkan sebuah senyum yang mengembang. Saya membayangkan sebuah tawa lepas. Saya membayangkan kegembiraan yang membuncah. Saya membayangkan rombongan Batam yang dipimpin Wali Kota Ahmad Dahlan berfoto ria di sudut-sudut istana negara.

5 Juni 2008 ini, Batam kembali mendapatkan piala Adipura. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada kota yang berhasil mengelola dan menjaga kebersihannya. Hari ini, piala itu merupakan piala kedua. Besok, pasti akan diarak keliling kota.

Saya menulis soal Adipura ini, sebagai bentuk apresiasi saya pada Kadis Pertamanan dan Kebersihan Batam Azwan. Ia beberapa kali mengirim SMS dan mengabarkan Batam dapat piala Adipura lagi. ”Saya tak bisa tidur. Nunggu penyerahan piala Adipura besok.”

Saya tahu, piala Adipura baginya sangat berarti. Bukan karena di tangan dia, Batam bisa meraih dua kali Adipura. Tapi, juga dengan Adipura kerja-kerja keras dia bisa dinilai dengan kasat mata.

Saat para kadis lain di Pemko Batam sedang menyeruput kopi manis dan jajanan hangat di pagi hari, Azwan sudah bermandi peluh di jalanan. Ia tipe kadis pekerja keras. Terlepas beragam pendapat miring soal layak atau tidaknya Batam meraih Adipura, Azwan tetaplah sosok pekerja.

Saya teringat, saat Azwan didemo sejumlah warga karena memacak gambar tengkorak lambang bajak laut di sebuah kantor kelurahan. Gambar bajak laut itu dipasang Azwan sebagai bentuk ”protes”-nya, karena kelurahan itu ia nilai terkotor.  Ia berharap setelah itu, ada yang berubah.

Lalu, entah kenapa saya teringat akan pertanyaan seorang anggota Dewan. Kalau Batam dapat Adipura lagi, apa keuntungannya buat Batam? ”Jangan-jangan, kita hanya memburu Adipura, tapi mengabaikan pelayanan pada masyarakat.” Jawaban itu keluar sendiri dari mulut anggota Dewan itu.

Tapi, biarlah pertanyaan-pertanyaan soal layak atau tidaknya Batam mendapat Adipura, menjadi perdebatan tersendiri. Saya hanya ingin membayangkan semua senyuman lepas. Saya hanya ingin membayangkan, tahun depan, pasti piala Adipura itu akan dijadikan lagi sebagai kebanggan bagi Wali Kota di tahun ketiga kepemimpinannya. ”Dua tahun jadi Wali Kota, dua kali Batam dapat Adipura.” Selamat Pak Wali. Selamat Pak Azwan.*****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s