Menemukan Penjaja Cinta

cdSMS itu tiba tengah malam. Membacanya, membuatku bergairah. Sebuah SMS yang sudah kutunggu berminggu-minggu, akhirnya datang juga. Aku menemukan seorang wanita pekerja seksual, seorang penjaja cinta.

Saya sengaja mencari wanita seperti itu. Dia minta bayaran kira-kira Rp500 ribu. Cukup murah mungkin untuk sebuah kesempatan berdua dengannya seharian. Mulai dari bangun tidur, sampai ia tertidur lagi.

”Kalau kamu mau, dia juga bisa dipake.” Begitulah, kata temanku, saat saya mengkonfirmasi kesiapan PSK itu untuk bertemu denganku.

Tapi, ops, jangan berpikiran negatif dulu. Ini bukan soal seks, bukan soal membooking seorang wanita sebagai teman tidur. Bukan. Ini soal humaniora. Dia seorang SPG. Bekerja di sebuah restoran, yang karena harus menghidupi seorang anak kecil, ia merelakan dirinya menjadi barang pemuas laki-laki.

Jadi, cerita ini sampai di sini dulu. to be continued***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s