Tempel Pipi Wali Kota

ahmad dahlan/foto wijaya satria

ahmad dahlan/foto wijaya satria

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan memiliki kebiasaan-kebiasaan unik yang jarang diekspos media. Di antaranya melayani wawancara di ”podium” Gedung Dewan, kebiasaannya bersila di kursi dan salam tempel pipinya dengan pimpinan DPRD Batam.

Sidang paripurna baru saja usai, Jumat (21/11) sore. Sejumlah kepala dinas dan anggota DPRD Batam sudah beranjak meninggalkan Gedung Dewan. Di lobi gedung, wartawan menunggu Wali Kota Ahmad Dahlan.

Yang ditunggu akhirnya muncul menuruni tangga dari lantai dua. Bersama Wali Kota, ada Kepala Bappeda Wan Darussalam dan Kepala Badan Kominfo Muramis. Di sampingnya, berjalan beriringan Ketua Komisi I Ruslan Kasbulatov.

Wartawan sudah menunggu di depan prasasti bertuliskan nama-nama 30 anggota DPRD Batam periode 2000-2004. Bentuknya seperti podium, tempat orang berpidato, cuma tak seberapa tinggi. Tahu kalau sedang ditunggu wartawan, Wali Kota mendekat.

Hampir sepuluh menit lebih Wali Kota melayani wawancara. Mulai dari soal APBD, bus sekolah hingga bus ke bandara. Ada juga yang nyeletuk soal perbedaan pandangannya dengan Wakil Wali Kota mengenai perlunya pergantian kepala dinas dilakukan segera. Semua dijawab Wali Kota sambil sesekali melempar senyum khasnya.

Beberapa kali ia memegang dan meletakkan ponsel Nokia E90-nya dia atas ”podium”itu. Tangannya kadang memegang dua sisi podium, dengan gerakan kaki yang rileks. Ya, di podium itulah tempat Wali Kota melayani wawancara.

Selama hampir dua tahun mengikuti kegiatannya, saya mencatat, Wali Kota selalu melayani wawancara di podium itu jika ada di Gedung Dewan. Kalau berada di lantai IV Kantor Wali Kota, wawancaranya juga dilakukan di podium yang ada di sana. Wali Kota berdiri di sisi podium, wartawan berdiri di sisi lainnya.

Sehingga podium itu memisahkan jarak wartawan dengan Wali Kota. Cuma beberapa bulan ini, podium di lantai IV sudah tak terlihat lagi. Saya sempat bertanya, kenapa wawancaranya selalu di tempat yang sama, di depan podium. Cuma, mungkin karena Wali Kota menganggap pertanyaan itu dengan kenapa wawancaranya di gedung Dewan, ia menjawab sambil tertawa.

”Itu sama saja dengan bertanya kenapa gedung Batam Pos di sana,” katanya tersenyum menunjuk Graha Pena.

Wali Kota juga termasuk pribadi yang hangat, murah senyum dan akrab. Itu sebabnya mungkin, ia punya kebiasaan memeluk dan menempelkan pipinya saat bersalaman dengan sesama pimpinan Muspida, terutama dengan pimpinan Dewan.

Saat-saat ketika ia selesai meneken sebuah Perda, misalnya, ia pasti menyalami erat dan menempelkan pipinya kanan-kiri, seperti salamnya orang timur tengah. Ruslan Kasbuatov, biasanya sering berseru kala melihat Wali Kota dan pimpinan Dewan bersalaman khas timur tengah tadi. Dari tempat duduknya di belakang, Ruslan kadang bersiul.

Dari sikap murah senyumnya tadi, mungkin yang membuat Wali Kota jarang mengekspresikan kemarahannya. Saya mencatat, baru dua kali Wali Kota mengekspresikan kemarahannya secara terbuka.

Pertama, saat mengetahui proyek pengadaan baju olah raga di lingkungan Pemko Batam yang dibiayai APBD Batam 2007, baru selesai di akhir tahun.

Kedua, saat menengok proyek pembangunan kios di pantai Melur. Untuk pengadaan baju olah raga, Dahlan mengaku sempat hendak membuang baju itu. ”Mau saya buang, saya Wali Kota,” katanya, soal mengapa ia tak jadi melakukan itu. Sementara soal proyek pengadaan kios, ia sempat menendang-nendang lantai kios yang terlihat retak.

Kebiasaan lain Wali Kota adalah bersila. Jika duduk di kursi dengan meja di depannya, pasti kakinya dilipat di atas kursi. Saya sering menyaksikan ini. Di setiap kesempatan jumpa pers, atau wawancara di ruang rapat lantai lima Kantor Wali Kota, misalnya, pasti Wali Kota berbicara sambil duduk bersila.****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s