Asam Pedas Mak Sembilang, Langganan Pejabat Batam

Setelah sekian lama hanya mendengar dari omongan orang, akhirnya pekan lalu sampai juga saya di rumah makan Mak Sembilang, Tanjungriau, Batam. Konon, rumah makan ini para pelangganya merupakan pejabat Kepri dan Batam. Mereka ketagihan lezatnya asam pedas ikan sembilang.

Sekilas, rumah makan Mak Sembilang tak berbeda dengan rumah-rumah lain di sekitarnya yang berbentuk panggung. Khas rumah di kawasan pasang-surut. Juga tak ada plang nama rumah makan.

Yang berbeda, adalah teras rumahnya yang terbuka sampai ke bagian dalam. Di situlah, meja-meja panjang berjejer. Pandangan di kanan kiri dibiarkan terbuka. Udara laut yang khas, menyapa hidung.

Mak Muna, pemilik rumah makan, menyambut. Saya kebetulan ikut menemani tim kuliner Batam Pos yang selama ini menyajikan kekayaan kuliner Batam. Umur Mak Munah sekitar 60-an tahun. Tubuhnya sudah agak bungkuk, tapi masih energik. Ia murah senyum, enak diajak bicara.

Ia bercerita soal bagaimana ia awalnya memulai usaha. Mulai dari coba-coba membuka rumah makan, sampai akhirnya rumah makannya jadi terkenal di seantero Batam. Bahkan, namanya kini dikenal sebagai Mak Sembilang, mengacu pada masakan asam pedas sembilang buatannya yang terkenal lezatnya itu.

“Pak Sani (Wagub Kepri) biasa makan di sini. Syamsul Bahrum dan pejabat Batam laiannya juga jadi langgagan,”

asam pedas ikan sembilang foto immanuel

asam pedas ikan sembilang foto immanuel

katanya.

Saya jadi tak sabar ingin mencicipi asam pedas ikan sembilang itu. Seumur hidup, saya belum pernah makan ikan sembilang, yang konon merupakan ikan khas Melayu.

Akhirnya yang saya tunggu keluar juga. Satu porsi ikan sembilang dalam balutan kuah asam pedas. Wangi masakan menggoda selera. Terbayang kelezatannya.

Ikan sembilang bentuknya persis ikan lele. Kalau lele hidup di air tawar, ikan sembilang hidup di laut dalam. “Saya pesan khusus ke nelayan Belakang Padang,” ujar Mak Muna.

Selain ikan sembilang, rumah makan Mak Sembilang juga menyediakan kangkung belacan, ikan goreng, cumi dan udang sambal. “Biasanya, orang datang ke sini ingin makan asam pedas ikan sembilang,” katanya.

Saya mengambil satu irisan ikan sembilang itu, dengan hati-hati. Tanpa nasi, saya mencicipinya. Ehm, benar-benar lezat. Benar-benar maknyus. Andai Bonda Winarno datang ke Batam, rugi kalau ia tak sempat mencicipi asam pedas Mak Sembilang.

Bagaimana dengan Anda. Pernahkan mencoba kelezatan asam pedas Mak Sembilang?

3 responses to “Asam Pedas Mak Sembilang, Langganan Pejabat Batam

  1. weh…tempat kuliner makyus…sering lewat pake sepeda…tapi nggak pernah tau…mesti di coba nih…thanks om infonya…

  2. maaf saya tgl di sei harapan. lokasi persisnya dimana ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s