@wenceu #1

saya memberi judul tulisan saya ini @wenceu. dia rekan kerja, wartawan batam pos. pertama, karena dialah yang membuat saya menulis blog lagi setelah berbulan-bulan tak pernah melirik ghazyan.wordpress.com ini. #1 adalah kode tulisan hari pertama, untuk 30 hari berikutnya.

Imagekarena judulnya @wenceu, maka tulisan ini juga tentang @wenceu. saya mengenal dia sekitar tahun 2011. dia bersama eki, melamar sebagai calon reporter. saya sebagai koordinator liputan, diminta mendampingi riza pahlevi, wakil pemred, menyeleksi dua calon reporter itu. 

saya tak tertarik sama @wenceu, tapi lebih suka eki. andai waktu itu kami cuma butuh satu reporter, pilihannya jatuh pada eki. namun, kami butuh dua. dua-duanya, kami setujui. kenapa saya melihat @wenceu biasa-biasa saja, mungkin karena kesan pandangan pertama. saya melihat @wenceu waktu itu seperti komentar kaka slank terhadap seperti sheila on 7, masih kinyis-kinyis. begitu sheila meluncurkan sephia, kaka bilang, “ternyata mereka bandel juga.”

bandel artinya, @wenceu jadi andalan. hampir semua berita-berita “penting” di batam pos, melibatkan @wenceu. saya lupa tulisan pertama gadis berjilbab ini. tapi tulisan dia saat wawancara ariel noah, meski judulnya dianggap tak pas, dipuji pemred.

bagaimana dengan saya? di umur kewartawan saya 2-3 tahun, saat seperti @wenceu, saya reporter yang tak pernah diingat koordinator liputan, belum menulis seperti yang ditulis @wenceu.

rasa tulisan @wenceu, seperti kata pak bondan, maknyus. saya termasuk yang tak ingin memotong tulisan dia andai saja space untuk tulisannya tersedia. @wenceu menulis panjang-panjang. kadang saya meminta persetujuan dia, bagian mana yang akan saya potong.

kemarin, dia bilang sedang galau. temanku bilang, @wenceu bisa jadi tak akan selamanya jadi wartawan #batampos. dia akan pindah. dia akan jadi pns suatu saat. mungkin bisa jadi begitu. dia bukan lagi gadis kinyis-kinyis. dia sudah cukup bandel untuk menentukan pilihan.

hari ini kita bahagia, besok siapa tahu. hari ini kegalauan kita bisa jadi di tingkat maha dewa, besok bisa jadi kebahagiaan kitalah yang di tingkat maha dewa. hmmm 

One response to “@wenceu #1

  1. wahahaha.

    Ternyata redaktur pelaksana yang dulu menjadi koordinator liputan saya ketika pertama kali berkenalan ini tak ingkar janji. Maka saya tak meragukan kelelakian Anda, Suhu. haha.

    Ah, terharu sekali sayaa mendapat testimoni ini. tapi, Suhu, saya kan bukan angkatan 2011. Pun tak bersama bang eki. Saya masuk bareng Jaka. Jaka yang kemudian memilih menjadi koki daripada wartawan. Padahal sebenarnya koki dan wartawan tak jauh beda. Kerjanya sama-sama meramu. Bedanya, kalo koki meramu bumbu-bumbu. kalo wartawan meramu kata-kata.

    Mungkin karena bang eki masuk hanya dalam jarak 15 hari setelah saya masuk.Dan dia juga bertahan, kami seperti satu angkatan. tapi tak apalah kalau Suhu merasanya demikian.

    suhu, jangan pernah lelah mengajari saya menulis ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s